admin , 02 Apr 2018

Enam orang mahasiswa Program Studi D-III Seni Rupa dan Desain berkesempatan memamerkan karya di panggung Indonesia Fashion Week (IFW) 2018. Aktif mengikuti berbagai kegiatan pagelaran busana, mengikuti IFW melatih keberanian dalam menampilkan kreasi para desainer muda Maranatha. Sebelum tahun ini, Universitas Kristen Maranatha juga pernah mengirimkan perwakilan desainer dalam Fashion Parade Indonesia Trend Forecasting IFW bersama sekolah fashion lainnya  di tahun 2014 dan 2015.

Ini merupakan kesempatan langka.  Bagaimana tidak? IFW merupakan pagelaran busana terbesar di Indonesia. Mahasiswa yang terdiri dari Andriani Putri Permana, Cecilia Agata Purnama, Hana Agnes Melysa Sianturi, Lenny Andriyani, Sonya Widianysfara Purba, dan Tia Erliawati mengisi panggung Exotix Cultural bersama beberapa desainer lainnya seperti Julietteart, Yurita Puji (Gorontalo), Onetwoo by Herman Prasetyo, BI Gorontalo X Nunu Datau, dan masih banyak lagi.

Dalam pagelaran busana ini, masing-masing mahasiswa menampilkan empat karya busana. Eksplorasi yang mereka lakukan terinspirasi dari berbagai sumber, yaitu budaya Afrika, Jepang, Batak, budaya populer Amerika, bahkan keunikan ikan di palung dalam Marina dan belalang berkepala dua. Eksplorasi konsep dan teknik yang begitu kreatif menjadi hal yang sangat mencolok pada karya mereka. Maka tidak heran jika karya mereka mampu memikat para penonton.

.

Dengan tema Cultural Identity kegiatan L’Exploration at Parade 1 Exotic Cultural Indonesia Fashion Week 2018 dilaksanakan di Jakarta Convention Center pada 1 April 2018. Kegiatan ini digelar oleh Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) bersama Rumah Kreatif BUMN (RKB). Keenam mahasiswa terpilih berdasarkan hasil penilaian pada saat sidang akhir Semester Ganjil 2017/2018 lalu. Masukan para akademisi dan praktisi yang menjadi pembimbing, penguji, dan juri dijadikan panduan sehingga karya mereka semakin layak untuk ditampilkan di Indonesia Fashion Week 2018.

Bimbingan intensif dalam rangka keikutsertaan mereka di IFW dilakukan oleh Misan Kopaka (perancang busana terkenal asal Bandung, anggota APPMI, dosen tamu dan alumni Universitas Kristen Maranatha) yang juga menjadi salah satu juri pada saat sidang akhir. Diharapkan melalui pengalaman ini, keenam mahasiswa Maranatha yang sudah memberi inspirasi melalui karya di panggung pagelaran busana Indonesia dapat terus merambah dan berkembang sesuai minat mereka masing-masing. Dan mahasiswa D-III Seni Rupa dan Desain Universitas Kristen Maranatha angkatan selanjutnya dapat mengikuti jejak senior mereka. (ia/pm)

sumber : http://news.maranatha.edu/2018/04/02/karya-busana-mahasiswa-maranatha-di-panggung-indonesia-fashion-week-2018/