Arif Umar Hamdani , 08 Des 2022

Fashion show Evolusia yang berlangsung pada Kamis (8/12) merupakan hasil karya mahasiswa desain di Fakultas Seni Rupa dan Desain, UK Maranatha. Acara ini merupakan pertunjukan hasil karya akhir para mahasiswa setelah menempuh pendidikan selama 3 tahun.

 

Dalam acara ini, ada 23 orang mahasiswa yang mempertunjukan hasil karya mereka. Setiap desain pakaian begitu memukau dan mengandung makna yang mendalam. Audrey, salah satu lulusan yang menerima penghargaan menceritakan makna dari desain pakaiannya.

 

Desain saya terinspirasi dari Teater Cina dalam bentuk Opera Packing. Desain ini mengandung 4 cerita di dalamnya; salah satu diantaranya adalah cerita “The Legend of White Snake” yang berisi kisah cinta. Pesan moralnya adalah adanya ajaran baik Yin dan Yang,” ujarnya.

 

Acara fashion ini dihadiri oleh beberapa pihak penting, seperti Poppy Dharsono (Ketua APPMI), Harry Ibrahim (Ketua APPMI Jawa Barat), dan Dr. Krismanto Kusbiantoro, S.T., M.T., CIQaR. (Wakil Rektor UK Maranatha). Terlebih, ada beberapa media seperti TribunJabar dan FOKAL.info yang turut mengabadikan momen bergengsi ini.

 

Selaku Ketua Umum APPMI, Poppy Dharsono menyampaikan pendapatnya mengenai acara ini. “Saya merasa senang sekaligus bangga atas tercapainya acara ini. Walau hujan, seluruh pihak yang terlibat tetap merasa antusias atas pertunjukan bakat dan talenta dari para mahasiswa,” katanya.

 

Fashion show tendance ini diharapkan dapat menjadi sinergi antara seluruh pihak fashion maupun non fashion dalam mengembangkan karya Indonesia, bahkan hingga ke mancanegara. Misalnya, ada desain Batik Lasem yang bisa diaplikasikan ke desain pakaian dan dipertunjukkan di depan khalayak.

 

Seperti yang dikatakan oleh Irena Vanessa Gunawan, S.T., M.Com., selaku Dekan Fakultas Seni Rupa dan Desain, acara ini diharapkan dapat membentuk generasi yang melek fashion. Ia berharap mereka dapat mengembangkan hasil karya, terutama Batik.

 

Semoga para mahasiswa dapat mengembangkan talenta mereka, terutama setelah lulus. Misalnya, dalam pengembangan Batik; Batik Lasem yang saya pakai saat ini kemarin dijadikan sebagai souvenir G20,” katanya disusul oleh tepuk tangan penonton.